Penjualan dan CRM
Follow-up
Cara Eline menindaklanjuti lead pada waktu yang tepat tanpa mengirim pesan berulang.
Follow-up membantu pelanggan mengambil langkah berikutnya. Aturan waktu dan jumlah follow-up dapat berbeda untuk setiap bisnis.
Kapan follow-up dilakukan
- pelanggan meminta dihubungi kembali;
- penawaran sudah dikirim tetapi belum diputuskan;
- ada data atau keputusan yang perlu dilengkapi;
- lead qualified belum memberi respons;
- tim menetapkan tanggal tindak lanjut.
Kapan follow-up berhenti
Follow-up harus berhenti ketika:
- manusia mengambil alih;
- percakapan sudah selesai;
- lead menjadi won, lost, atau spam;
- pelanggan meminta tidak dihubungi;
- tujuan follow-up sudah tercapai.
Reminder pembayaran mengikuti aturan pembayaran dan tidak boleh dicampur dengan follow-up penjualan biasa.
Menjadwalkan
Follow-up lead ini hari Jumat pukul 10.00.
Tanyakan apakah penawaran sudah sempat dipelajari.Tampilkan follow-up yang jatuh tempo hari ini.
Urutkan dari yang paling lama menunggu.Menutup follow-up
Hentikan follow-up untuk pelanggan ini.
Masalah sudah selesai lewat telepon.Contoh pesan
Halo, Kak. Saya ingin memastikan apakah penawaran yang kami kirim sudah sempat
dipelajari. Jika ada bagian yang ingin dibahas, saya siap membantu.Pesan harus singkat, menyebut konteks, dan memberi ruang kepada pelanggan.
Jika follow-up terkirim dua kali
Cek semua follow-up aktif untuk lead ini.
Sisakan hanya jadwal terbaru dan hapus jadwal ganda.Jangan mengulang instruksi berkali-kali sebelum status jadwal diperiksa.
Dikembangkan oleh 1garis Studio