Contoh Penggunaan
Use Case Jasa Profesional
Contoh konsultasi, ruang lingkup, proposal, dokumen, dan tindak lanjut proyek.
Situasi
Calon klien meminta jasa pengembangan brand dan website.
Discovery
Eline memahami tujuan, audiens, kondisi saat ini, tenggat, pengambil keputusan, dan kisaran ruang lingkup. Pertanyaan diajukan satu per satu sesuai percakapan.
Tinjau lead ini. Buat ringkasan masalah, tujuan, kondisi saat ini,
fitur prioritas, tenggat, dan keputusan yang masih diperlukan.Rekomendasi
Eline menjelaskan pilihan dan trade-off:
Pilihan pertama lebih cepat karena memakai struktur standar.
Pilihan kedua memberi kontrol lebih besar pada alur reservasi, tetapi memerlukan
waktu dan biaya pengembangan lebih tinggi.Proposal
Buat draf proposal dari kebutuhan yang sudah dikonfirmasi.
Sertakan tujuan, ruang lingkup, deliverable, jadwal, harga, asumsi,
dan hal yang tidak termasuk. Jangan kirim dahulu.Pengiriman dan follow-up
Setelah owner memeriksa:
Kirim proposal yang sudah disetujui dan jadwalkan follow-up tiga hari kerja
setelah dikirim.Closing
Tandai sebagai won setelah dokumen disetujui dan pembayaran awal terverifikasi.
Buat ringkasan handoff untuk tim proyek.Hindari
- membuat janji hasil yang tidak terukur;
- mengarang ruang lingkup atau harga;
- mengirim draf tanpa approval;
- menganggap dokumen dibuat berarti sudah ditandatangani;
- melanjutkan follow-up setelah klien menolak.
Dikembangkan oleh 1garis Studio